Bukan Air dan Api

 

Biarkan angin berhembus, ke arah manapun yang ingin ia tuju.  Namun ada suatu tanya yang menyelinap dalam perjalanannya.

“wahai angin, algoritma apakah yang kamu gunakan saat kamu mendapati percabangan?”

 

Biarkan air mengalir, sebagaimana ia pergi.  Namun air, aku tetap menyimpan tanya,

“algoritma yang mana yang kau gunakan saat kau menjumpai persimpangan?”

 

karena saat ini kurasa inginku seperti engkau, air

atau dirimu, angin

 

 

hehe.. peace.. gak ada hubungannya sama kuliah AI (greedy, A*, heuristic, oh no!) tadi pagi… beneran!

: )

Satu Tanggapan to this post.

  1. ya ya ya.. percaya zah.. hehehe… :D

Tanggapi posting ini