#Rekam Ceka 4: Karena kamu telah melabuhkan hatiku

Di suatu acara pernikahan, sang mempelai pria menceritakan kisah romantisnya saat melamar sang mempelai wanita. Pengantin pria ini melancarkan jurus rayuan a la OVJ, ujarnya..

“Bapak kamu pelaut ya?”

“kok tau?”

“karena kamu telah melabuhkan hatiku”

ihiir… para undangan yang hadir pun memberi respon yang beragam. Salah duanya adalah eneng dan akang yang ketawa-ketiwi ngedengernya.. xi..xi..xi..

Si eneng teringat akang yang suka coba-coba ngerayu-rayu kayak gitu..ngga ada yang berhasil, pasti ujung-ujungnya keketawaan.. “kang sekarang mah kalau ngerayu gitu bukannya romantis yah malah ketawa-ketawa, gara-gara  Opejeh nih” xi..xi..xi..

Tapi rupanya si Akang belum kapok.. keesokan harinya, dia mencoba melancarkan jurus serupa dengan yang di kondangan kemarin,

A;  ”emm… Neng, kamu suka naik kapal laut ya?’

N:  ”Engga ah kang, suka pusing aku kalau naik itu..”

A;  ”eh iya neng aku juga sama”

N:  ”loh kok ngga jadi ngerayunya..?”

A:  ”oh iya ya”

dziiiinggg…..

-_-

True Colours

You with the sad eyes
Don’t be discouraged
Oh I realize
It’s hard to take courage
In a world full of people
You can lose sight of it all
And the darkness there inside you
Makes you feel so small

But I see your true colours
Shining through
I see your true colours
That’s why I love you
So don’t be afraid to let them show
Your true colours
True colours are beautiful,
Like a rainbow

Show me a smile then,
And don’t be unhappy, can’t remember when
I last saw you laughing
If this world makes you crazy
And you’ve taken all you can bear
You call me up
Because you know I’ll be there

Rekam Ceka #3: Download…

Siang itu teteh sedang jalan bareng Mamah. Kita berdua menuju kantor Mamah yang ada di lantai 3. Kebetulan ada lift-nya gedung ini. Singkat cerita, teteh dan Mamah menunggu lift untuk naik.

Yang ditunggu datang juga. Ada dua orang penumpang lain yang ikut naik, keduanya tampak seperti mahasiswi. Mamah ada di posisi belakang, kedua mahasiswi dan teteh di dekat pintu. Si teteh lagi ngelamunin sesuatu ketika pintu akan ditutup. Tiba-tiba muncul seorang Ibu yang berlari hendak ikut kloter kita juga naik lift.  Sontak Mamah berseru,

“donlod..donlod..”

si teteh cengok dan terbangun dari lamunannya.

Untung mahasiswi yang dekat pintu tangggap dan menahan pintu. Si teteh masih mencoba memahami kejadian ini,

“hah tadi kenapa ya…”,

pikir teteh dalam hati, terlalu asik ngelamun.

Akhirnya si teteh mendengarkan dengan lebih seksama kata-kata Mamah berikutnya.

“Eh tadi maksudnya door hold teh, kenapa Mamah jadi bilang donlod..”

kedua penumpang lain tersenyum sopan. si teteh yang mulai menyadari keseluruhan ceritanya nyengir.

“emang deh Mamah sekarang tambah jago donlod, he..he..”

:p

Es Goyobod

penasaran sama es goyobod.. di kampus ada sih kemarin.. di junction juga ada stallnya, tapi esnya keabisan.. katanya sih kayak es campur..hmm hmm..

ngomong-ngomong es campur, pikiran-perasaan akhir-akhir ni kayaknya bisa diibaratkan seperti es campur,hehe.. #mulaimelo;;  khawatir, senang, takut, sedih, lengkaap kap..

pascalebaran ini banyak menerima undangan pernikahan..

dan beberapa kali  juga perlu ke rumah sakit karena ada yang sakit…

sepertinya kehidupan semakin bertambah nyata saja

#loh selama ini kemana aja yak diriku.. ^^

 

semoga kita bisa bersyukur dan bersabar dlm hidup..amiin.. kadang rencana-Nya ngga terduga, tapi mungkin itulah yang paling baik…

teringat kata-kata teman dekat sebelum mengakhiri telepon kala itu…

saling mendoakan ya ^^

 

 

rekam ceka #2

Suatu ketika, Bapak ingin mengadakan acara cucurak di rumah dan memesan tenda. Setelah menghubungi tukang tenda, sepakat bahwa akan diadakan pengukuran untuk tahu besar tenda yang diperlukan.

Hari pengukuran itu tiba. Namun sayang kami sekeluarga sedang tidak ada di rumah. Bapak ke kantor, Ibu ke pasar kantor, adik-adik ke sekolah, dan aku lagi jadwalnya ke Jakarta. Adalah sang Bibi di rumah..

Tukang tenda:   punten, bade ngukur tenda..  (permisi, mau ngukur tenda)

bibi yang  seorang janda kembang salah mempersepsikan

bibi: Hah?? ngukur janda??  (ngukur janda??)

teu aya.. teu aya..!  (nggak ada..! nggak ada..!)

Tukang tenda: ???

(tukang tenda nggak bisa masuk rumah akhirnya, karena ngga diijinin bibi yang khawatir tukang tenda bukan orang baik-baik..)

***

 

note:percakapan direka ulang dengan bahasa sendiri