hem hem hem.. sepertinya saia tidak bisa melepaskan blog sebagai tempat cerita.. hohoho.
kata seseorang saya mungkin perlu membuat tulisan yang sedikit beraroma “sanguinis”. Wow, apa pulak itu?
hem,, saia sendiri tidak tahu dan kawan saia itu tidak memberi penjelasan lanjut. tapi mungkin kurang lebih seperti ini: umumnya tulisan saya bernada mellow, dan entah mengapa secara alami otak saya sudah terprogram untuk sedikit lebih sensitif dengan perkara ke-mellow2an (bahkan nonton wall-e aja saia menangis hoho).. So, tulisan yang sanguinis itu mungkin tipe yang bisa menarik perhatian orang banyak. wew, apakah itu? hem,, sekali lagi, entah ya. mungkin semacam iklan, announcement,, dll…
yawdah, kita kembali ke status blog yang biasa.. berhubung saya ngerasa kesepian kalo gak gini cz ga banyak kesempatan saia bisa bareng temen2 itu makanya kenapa saia ingin ngekos (lah jadi curhat dia). dan lagi ga ada interest ke mana pun yng bikin otak ini kebakar untuk producting apa aja kek,, dan untuk hal itu rasanya saia bukan tipe yang bisa tekun sendirian tanpa teman.
wew… jadi gak nyambung nih ama judulnya.
yawdah intinya di akhir UTS ini saia ingin mengoceh sebanyak2nya tentang UTS (yang kemungkinan [besar]) terakhir saya..
MPTP
ini soal yang saya inget:
1. jelaskan 2 tipe rujukan pustaka. terus za bikin kalimat sebagai contoh dari metode perujukan pustaka.
salah satu kalimat bikinan saya yang rasanya ngaco banget dan gak ada ilkom-ilkomnya (walopan gak harus keilkoman c): ”Holmes (XXXX) menyebutkan bahwa cipratan darah dapat menumbulkan reaksi luminol”
hohoho…. pas waktu itu kepikirannya tentang detektif2 gt,, he… tapi gak nyambung malahan jadinya..
2. buat TULISAN dari grafik IPK
nah ini saya sampe ganti tiga kali dan seperti biasanya di menit-menit terakir, neurotransmitter otak tiba-tiba membludak mengaktifkan sinapse antarsel yang tiba-tiba mericuhkan seisi kepala dengan ide-ide(lebay ON). walaupun akhirnya kurang keliatan juga benang merah antarparagrafnya.
btw, kalo ada matakuliah sastra boleh juga tuh diambil sebagai refreshing. sayangnya di IPB gak ada.. kepengen karena denger cerita temen yang ngambil matkul itu di tempatnya sekolah.. dia pernah ngirim puisi isinya gini:
detak detik jantungku terpicu. Berirama ketegangan para serdadu. Tak tak tak degup memuncak. Kubutuh nasihat batinku. Tuk jinakkan binal harapku..
terus dia nambahin gini:
kata dosennya detak jantung menunjukkan harapan..
Jadi kalo nunggu pengumuman pemenang jantung masih bedegup kencang,, itu salah satu tanda kita masih punya harapan untuk menang,, he.. gitu yang za tangkep… [sayang pas gemasTIK kemarin harapan tinggal harapan, walau jantung berdegup ampe tangan dingin,, he... tapi belum saatnya menang]
ANALISIS ALGORITMA
soal yang saya ingat dan jawaban yang saya ingat saya tuliskan:
1. kriteria kebaikan algoritma.. apa saja?
hemmm penjelasan tentang correctess, amount of work done, amount of space used, simplicity, and optimality
2. buktikan dengan induksi matematika pernyataan:
1 + 2 + 4 + … + 2^(n-1) = 2^n -1
>> basis (ntah benar atau salah)
untuk n= 1: 2^0 = 2^1 – 1 <=> 1 = 2-1 <=> 1=1 BENAR
>> hipotesa
misalkan untuk n=k diasumsikan bahwa :
1 + 2 + 4 + … + 2^(k-1) = 2^k -1 adalah benar
2^0 + 2^1 + 2^2 + … + 2^(k-1) = 2^k – 1 BENAR
>> langkah induksi
akan dibuktikan bahwa :
1 + 2 + 4 + … + 2^((k+1)-1) = 2^(k+1) -1 adalah BENAR
pembuktian :
<=> 1 + 2 + 4 + … + 2^((k+1)-1)
<=> 1 + 2 + 4 + … + 2^(k)
<=> 1 + 2 + 4 + … +2^(k-1) + 2^(k)
<=> 2^(k) – 1 + 2^(k)
<=> 2. 2^k – 1 = 2^(k+1)…. nah,, terbukti kan..
3. tentang komplesitas suatu fgs rekurensi, tapi soal detailnya za lupa. metode penyelesaiannya kelihatanya c pakai Metode Pohon, jadi T(n) “dibongkar” lagi jadi T(n-1) T(n-2) dst… until it reach the basis… akhirnya… dengan setengah yakin ketemunya tau-taunya = b*n + a * (sigma i^2, i= 1,2,… N)
karena sigma i^2 = n(n+1)/2 jadi za jawab kompleksitasnya O(n^2).
4. nomor 4 kita disediakan suatu algoritma soal yang pertama:
a. algoritma itu mengerjakan apa c sebenernya?
b. tentukan kompleksitasnya dengan menghitung baris per baris… [ga inget lagi soalnya]
PENGEMBANGAN KARAKTER
ujiannya seru, banyak nulis, essay, ada hafalan juga c seperti biasa.
K1R2I3P4T5O6G7R8A9F0I
kunci: buang semua angka. hehe.
rada bingung sama soal ujian yang di sisip2in dengan simbol “(” ,, he.. kata temen itu soal ujiannya aja dienkripsi…. hehe… kripto??? ah, jangan tanya. yang dilatih cuma sandi Hill gak taunya gak keluar ohoho..
PPCD
senang,, diminta ngegambar ama Ibunya.. jadi di kertas ujian za ada gambar pemandangan gunung, pemandangan pantai, sama kupu-kupu yang lagi di deket bunga (hehe)..
soal dibagi dua, materi sma hitungan. Za rada bingung buat soal no2 dari Bapaknya: jelaskan mengapa filter rata-rata bisa digunakan untuk noise salt and pepper.. soalnya pas di kelas di jelasin kalo untuk noise salt and pepper lebih baik menggunakan filter median,, hm,, emang gak ada yang bilang gak bisa pakai filter rata-rata c, kan intinya ngubah nilai ekstrim 0 untuk noise pepper dan 255 dari salt, kalo pake rata=rata kan akirnya dia ngikut nilai rataan walau c rataan ini sensitif sama nilai eskrim macem 0 dan 255… so.. lumayan lah (ngarang?nya).
NLP
suram. suram.suram. belajar Discrete Fourrier (baca: Fouye) Transform ternyata gak keluar.. yang keluar malah codebook (yang za ga masuk kuliahnya), n Wrapping nya MFCC.. hemmm nyesel banget waktu beres belajar DFT (karena setelah tahap DFT adalah ekstraksi ciri (wrapping)) mikirnya.. hmm,,, kayanya gak akan keluar yang ekstraksi ciri soalnya rada rumit bikin windownya…. [emang ekstraksi ciri cuma buat window?????] ckckck…
TKI
baru aja ujian. 3 jam. 10 soal. hm. that’s it commentnya. he..
wondering how long could this post be..
thx if you have read all that long..
and thx for commenting (if any..)

Cuap Terbaru